Kunjungan Eyang Jumadi: ‘Tekad mewujudkan Pemikiran’

Februari 14, 2009

Sanggar Silaturahmi Pangastuti untuk pertama kalinya menerima kunjungan Eyang Guru, yaitu bapak Jumadi. Dalam kunjungan tersebut, tgl 10 Feb 2009 Selasa Wage, sempat memberikan wejangan- wejangan kepada beberapa siswa Sanggar yang hadir dalam acara silaturahmi tesebut: Herifan Candra, Purwadi, Abu Aeroh dan Suyono. ‘Cara memantapkankan pemikiran atau angan- angan atau pemikiran adalah keberanian. Keberanian adalah kumpuling tekad. Sadari bahwa hidup kita sekedar nunggu pati (kematian). Setiap orang pasti mati, dengan menyadari hal ini orang akan ‘berani hidup’. Berani hidup maka harus berani mati. Secara bertahap maka kita akan memiliki keyakinan atau pendirian yang mantap’, demikian jelasnya. Tahun 2009 ini berdasarkan hitungan aksara Jawa memberikan pengaruh ‘ngongso’ kepada manusia. Setiap orang maunya buru- buru dan cepat jadi atau instant, padahal setiap hal itu memerlukan proses..’, demikian petuahnya. Mengenai kehidupan rumah tangga beliau menyarankan untuk lebih sabar menghadapi istri ataupun persoalan anak dan masalah keluarga pada umumnya. Banyak peluang ditahun ini, namun banyak pula rintangan, sukses bagi orang yang mau lebih bersabar..’, jelasnya.
Eyang Jumadi merupakan profil guru yang humoris dan bersahabat. Dalam kunjungan tesebut sempat pula mampir ke rumah warga Sanggar, yaitu Fathul dan Purnadi, berkaitan dengan dukungan beliau terhadap Kertaningtyas utk proyek pembangunan ekonomi. ‘Ilmu Kanuragan seperti tenaga dalam dan kekuatan bisa dipelajari, tapi sebaiknya belajar cari duit saja..’, tuturnya sambil melucu.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.